Meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan mendorong berkembangnya berbagai material konstruksi inovatif yang lebih eco-friendly, seperti semen ramah lingkungan. Tujuan utama penggunaan material konstruksi yang ramah lingkungan yaitu untuk meminimalisir dampak merugikan bagi lingkungan.
Namun, rupanya terdapat segudang manfaat lain yang bisa Anda dapatkan. Mulai dari penghematan energi, menghasilkan bangunan yang sejuk, hingga lebih hemat biaya. Mari kenali apa saja jenis material eco friendly dengan harga terjangkau.
Material Konstruksi Ramah Lingkungan
Berikut beberapa jenis bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa Anda dapatkan dengan harga terjangkau:
1. Bambu
Bambu termasuk opsi bahan bangunan renewable yang paling populer. Penggunaan bambu sebagai bahan bangunan sudah dilakukan sejak lama di berbagai wilayah Indonesia.
Sebagai bahan bangunan, bambu menawarkan fleksibilitas, ketahanan, dan bobot ringan sehingga memudahkan penggunaan. Bambu juga merupakan jenis tanaman yang tumbuh dengan cepat dan tersedia secara melimpah.
Penggunaan bambu dalam konstruksi cukup bervariasi, mulai dari pembatas ruangan, lantai, hingga furniture.
2. Kayu Daur Ulang
Kayu juga sudah dulu menjadi bahan bangunan. Apalagi di Indonesia, ketersediaan kayu terbilang banyak. Namun, kayu berkualitas biasanya memiliki harga mahal.
Anda dapat memilih kayu daur ulang untuk mendapatkan harga yang lebih ramah kantong. Kayu daur ulang juga dapat membantu mengurangi jejak karbon karena tidak melibatkan penebangan.
Anda bisa mendapatkan kayu daur ulang dari bangunan lama atau bekas pabrik. Sementara itu, penggunaannya dalam bangunan dapat Anda kombinasikan dengan semen ramah lingkungan.
3. Batang Jerami
Penggunaan batang jerami dulunya lebih umum untuk rumah tradisional. Namun, belakangan cukup banyak bangunan modern menggunakan material ini. Contohnya yaitu pada resort dan villa untuk menampilkan nuansa eksotis.
Jerami merupakan material alami yang persediaannya melimpah. Pasalnya, tumbuh dengan sangat cepat.
Penggunaan jerami juga menawarkan banyak keunggulan, seperti membuat suhu ruangan lebih sejuk dan meredam kebisingan.
4. Batu Bata
Meskipun termasuk bahan bangunan tradisional, nyatanya popularitas batu bata masih bertahan. Alasan utama pemilihan batu bata yaitu harganya yang terjangkau dan mampu membangun struktur yang kokoh.
Batu bata juga memiliki kemampuan peredaman suara yang baik. Belakangan batu bata kembali menjadi sorotan dengan penampilan estetik dari dinding bata ekspos.
5. Plastik Daur Ulang
Mengutip dari Eco Lodges Anywhere, penggunaan plastik daur ulang sebagai bahan bangunan dapat membantu mengurangi jumlah sampah plastik. Sehingga bisa mengurangi dampak merugikan plastik terhadap lingkungan yang kian meresahkan.
Mengingat gunungan sampah plastik, ketersediaan material ini sangat melimpah. Daya tahan dari plastik daur ulang juga cukup bagus.
Bahkan sejumlah arsitek telah menggunakan daur ulang botol plastik sebagai pengganti beton untuk membangun dinding. Kombinasikan plastik daur ulang dengan semen ramah lingkungan berkualitas untuk menghasilkan bangunan yang tahan lama.
Itulah beberapa material konstruksi ramah lingkungan yang ekonomis. Untuk lebih aktif menjaga lingkungan, ada baiknya mengutamakan penggunaan berbagai bahan daur ulang, seperti besi, beton, dan baja daur ulang.