Epoxy lantai self-smoothing merupakan jenis lantai yang mampu meratakan permukaan secara otomatis sehingga menghasilkan tampilan yang halus dan rata. Jenis lantai ini banyak digunakan di area industrial dan komersial karena memberikan hasil akhir yang rapi dan nyaman untuk digunakan saat melakukan kegiatan operasional.
Untuk bisa mendapatkan tampilan akhir yang optimal, proses aplikasi lantai self-smoothing harus dilakukan dengan benar. Pasalnya apabila ada kesalahan selama proses instalasi, hal tersebut dapat menyebabkan permukaan menjadi tidak rata hingga munculnya retak.
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang cara kerja dari lantai self-smoothing dan ragam kesalahan umum dalam pengaplikasiannya agar bisa dihindari.
Cara Kerja Epoxy Lantai Self-Smoothing
Lantai self-smoothing yang menggunakan material epoxy memiliki cara kerja yang kurang lebih sama dengan lantai self-smoothing yang diformulasikan dengan material lain.
Epoxy self-smoothing bekerja dengan cara memanfaatkan sifat mengalir dari material epoxy cair yang membuatnya bisa meratakan permukaan lantai secara otomatis setelah diaplikasikan. Saat produk dituangkan, material ini akan mengalir sendiri dan menutup area lantai yang sebelumnya tidak rata.
Namun, perlu diperhatikan bahwa sebelum mengaplikasikan lantai self-smoothing, permukaan lantai perlu dibersihkan terlebih dahulu dengan lapisan primer. Tujuannya adalah supaya material self-smoothing dapat menempel dengan sempurna.
Ketika lantai sudah dibersihkan dan disiapkan, baru epoxy self-smoothing dituangkan. Dengan teksturnya yang cair, material akan menyebar dan mengisi permukaan tanpa perlu diratakan secara manual.
Setelah diaplikasikan, epoxy self-smoothing akan mengalami proses pengerasan atau dikenal juga dengan istilah curing. Selama proses ini, lantai tidak boleh mengalami getaran ataupun terkena debu agar permukaan tetap rata.
Perbedaan epoxy self-smoothing dengan material lainnya ialah jika bahan epoxy mengeras melalui proses curing, self-smoothing semen mengeras melalui reaksi hidrasi semen dan self-smoothing PU melalui reaksi kimia.
Hasil akhir dari aplikasi epoxy self-smoothing, yaitu lantai dengan permukaan yang tidak hanya halus, tetapi juga kuat dan tahan abrasi sehingga cocok untuk di-install di area yang membutuhkan daya tahan serta estetika tinggi.
Baca juga
Kesalahan dalam Aplikasi Epoxy Lantai Self-Smoothing
Untuk hasil akhir yang optimal, pengaplikasian epoxy self-smoothing harus dilakukan dengan benar. Kesalahan kecil dalam proses aplikasi dapat berdampak besar pada hasil akhir, mulai dari permukaan lantai yang tidak rata hingga penurunan fungsi pada lantai itu sendiri.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami macam-macam kesalahan dalam pengaplikasian epoxy self-smoothing supaya dapat dihindari dari awal.
-
Permukaan Tidak Disiapkan dengan Benar
Lantai dengan persiapan yang tepat menjadi kunci utama aplikasi lantai self-smoothing menghasilkan permukaan yang rata sempurna. Apabila dari proses persiapan saja tidak dilakukan dengan benar, hal ini dapat berakibat pada hasil lantai yang mengelupas dan mudah retak.
Oleh karena itu, sebelum diaplikasikan, Anda perlu benar-benar memastikan bahwa permukaan beton sudah bersih dan bebas dari debu hingga minyak.
-
Lantai Terlalu Lembap
Lantai yang terlalu lembap merupakan kesalahan berikutnya yang sering ditemukan pada proses pengaplikasian epoxy lantai self-smoothing.
Apabila kondisi tersebut langsung diaplikasikan lantai self-smoothing, hal ini mengakibatkan munculnya gelembung dan produk yang tidak menempel. Ada baiknya proses aplikasi ditunda sampai kondisi lantai atau beton benar-benar kering.
-
Tidak Menggunakan Primer
Tanpa adanya lapisan primer, epoxy self-smoothing tidak akan menempel secara optimal pada beton. Pasalnya, lapisan ini berfungsi sebagai pengikat yang juga bisa menutup pori agar udara dan uap tidak naik ke permukaan.
Jika tidak dilapisi oleh primer, lantai jadi mudah terangkat dan terkelupas. Lebih dari itu, pori-pori yang terbuka dapat menyebabkan gelembung dan membuat permukaan jadi tidak rata.
-
Konsistensi Mixing yang Tidak Sesuai
Kesalahan selanjutnya, yaitu konsistensi mixing material tidak sesuai. Jika rasio antara resin dan hardener tidak tepat, hal ini membuat epoxy tidak bisa mengeras secara sempurna. Kondisi epoxy yang terlalu lunak justru membuat permukaan lantai menjadi rapuh dan gampang retak.

Sumber : Freepik
-
Kondisi Ruangan Tidak Mendukung
Aplikasi lantai self-smoothing bukan hanya bergantung pada kualitas material, tetapi juga pada kondisi ruangan. Pastikan ruangan memiliki suhu yang tepat, pasalnya jika suhu terlalu rendah atau terlalu tinggi, maka proses aplikasi dan curing epoxy dapat terganggu.
Rekomendasi Lantai Self-Smoothing Sika untuk Permukaan yang Rata Sempurna
Epoxy self-smoothing menawarkan solusi lantai yang halus dan rata. Namun, patut diketahui bahwa keberhasilan sistem lantai ini sama-sama menuntut soal ketepatan proses aplikasi dan kualitas produk.
Membahas soal kualitas material, Sika menawarkan solusi dalam bentuk pilihan produk unggulan. Sika menyediakan sistem epoxy self-smoothing dengan kualitas teruji dan panduan aplikasi yang jelas dan mudah. Produk tersebut meliputi Sikafloor®-374 CP SL, Sikafloor®-263 SL HC, dan Sikafloor Epocem 81 ID.
Sikafloor®-374 CP SL merupakan produk pertama yang direkomendasikan dengan fitur keunggulan yang mencakup pengaplikasian mudah, tahan terhadap beban mekanis, tahan lama, dan seamless. Produk ini tepat untuk kebutuhan area gudang hingga bengkel perawatan.
Rekomendasi kedua, yaitu Sikafloor®-263 SL HC. Produk ini menawarkan hasil permukaan lantai yang halus, dengan material yang mudah mengalir, tahan terhadap bahan kimia, tampilan mengilap, dan proses aplikasi yang mudah.
Berikutnya ada Sikafloor®-81 EpoCem® ID. Produk bersifat self-smoothing ini menawarkan keunggulan berupa materialnya yang kedap cairan, memiliki daya rekat yang baik, serta ketahanan tinggi terhadap beban mekanis dan air.
Sika sendiri adalah perusahaan dengan pengalaman selama 114 tahun dalam meng-handle variasi proyek global. Salah satu proyek yang mempercayai solusi Sika yaitu Teater Nove Divadlo di Pilsen, Czech Republic pada tahun 2014.
Selain itu, di Indonesia Sika pertama kali meluncurkan produk waterproofing berbasis semen. Proyek dalam negeri yang juga menggunakan solusi Sika, yaitu proyek pembangunan MRT.
Dengan menggunakan produk epoxy lantai yang sesuai kebutuhan proyek dan dukungan profesional, produk Sika membantu Anda untuk meminimalisir risiko kesalahan aplikasi dan menghasilkan lantai beton yang rata, kuat, dan tentunya tahan lama.