Skip to content
  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Sisi Impian

Website Yang Memberikan Coretan Terbaru

  • Bisnis
  • Gaya
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Tekno
  • Travel
  • Router WiFi
  • Toggle search form
  • Mengenal Pankreatitis, Peradangan pada Pankreas Gaya
  • Begini Cara Bergabung Grup Telegram Tekno
  • Kumpulan Rumor untuk Seri IPhone 14, Wajib Simak Sebelum Rilis Tekno
  • Jangan Sampai Salah Pilih, Ini Panduan Memilih Minyak Rambut Alami untuk Bayi
    Jangan Sampai Salah Pilih, Ini Panduan Memilih Minyak Rambut Alami untuk Bayi Uncategorized
  • Biaya Sekolah Internasional Investasi Pendidikan Berkualitas
    Biaya Sekolah Internasional : Investasi Pendidikan Berkualitas Uncategorized
  • Cerita Ina Thomas Menyelamatkan Anaknya, Axel Matthew Thomas, ketika Terjerat Kasus Kesehatan
  • Ubah Ide Menjadi Kenyataan dengan Jasa Pembuatan Website untuk Semua Kebutuhan Anda
    Ubah Ide Menjadi Kenyataan dengan Jasa Pembuatan Website untuk Semua Kebutuhan Anda Uncategorized
  • 5 Material Konstruksi Ramah Lingkungan Paling Ekonomis
    5 Material Konstruksi Ramah Lingkungan Paling Ekonomis Uncategorized

Sistem Kerja Alat Deteksi Kebohongan, Cocok Digunakan Ungkap Kasus Ferdy Sambo?

Posted on September 4, 2022 By admin Tak ada komentar pada Sistem Kerja Alat Deteksi Kebohongan, Cocok Digunakan Ungkap Kasus Ferdy Sambo?

Kasus Ferdy Sambo yang diduga menjadi aktor intelektual di balik pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat belum menemui titik terang.

Sulitnya pengungkapan, salah satunya dipengaruhi oleh adanya kebohongan yang dilakukan para pelaku untuk menutupi bagaimana dan kenapa sebenarnya Brigadir J tewas.

Beberapa waktu yang lalu, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Hasibuan menyarankan agar pihak Polri menggunakan alat deteksi kebohongan saat pemeriksaan kasus Ferdy Sambo.

“Kami yakin dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan akan kelihatan siapa yang benar dan siapa yang bohong,” ujarnya dikutip dari Antara pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Alat pendeteksi kebohongan dikenal juga sebagai pemeriksaan poligraf.

Dilansir dari liedetectortest.uk, ini adalah prosedur rumit yang melibatkan peralatan berteknologi canggih untuk mengukur variabel dalam diri seseorang.

Tujuannya, tidak lain untuk menentukan apakah seorang tersebut berbohong atau jujur tentang peristiwa tertentu.

Selain memanfaatkan peralatan berteknologi canggih, sistem kerja dari alat pendeteksi kebohongan ini juga melibatkan beberapa aspek fisiologis.

“Alat pendeteksi akan mengukur sejumlah variabel termasuk detak jantung, keringat, gerakan mata, tekanan darah yang kemudian dikombinasikan dengan analisis peralatan canggih dengan teknik kecerdasan tingkat tinggi,” tulis liedetectortest.uk.

Lebih lanjut, sebagaimana dilansir dari laman Investigations, selama melakukan tes deteksi kebohongan, pemeriksa akan menghubungkan beberapa sensor ke tubuh subjek untuk merekam perubahan yang terjadi.

Data fisiologis dilacak dan direproduksi pada grafik di komputer.

Peningkatan signifikan dalam satu atau lebih fungsi yang diukur dapat menunjukkan bahwa seseorang berbohong.

Namun, hasil itu masih membutuhkan metode pemeriksa yang mendalam untuk menafsirkannya secara tepat.

Dalam hal ini, penyelidik dalam kasus perkara kriminal, misalnya, perlu mencocokan data saat rekonstruksi berlangsung.

Meski dirasa cukup membantu dalam pengungkapan sebuah kasus, seperti kasus kematian Ferdy Sambo, namun beberapa pihak masih mempertentangkan keakuratan daripada alat pendeteksi kebohongan ini.

Pihak American Civil Liberties Union (ACLU), dalam dalam pernyataannya menegaskan, tidak ada mesin yang dapat mendeteksi kebohongan.

“Alat pendeteksi kebohongan tidak mengukur pengungkapan kebenaran.

Ini hanya mengukur perubahan tekanan darah, laju napas, dan laju keringat, padahal perubahan fisiologis itu dapat dipicu oleh berbagai emosi,” tulis ACLU dikutip dari people.howstuffworks.com.

Jadi, apakah sistem kerja alat pendeteksi kebohongan ini cocok untuk mengungkap kasus Ferdy Sambo? HARIS SETYAWAN

Tekno Tags:Brigadir J, Deteksi Kebohongan, Ferdy Sambo, kebohongan, Pembunuhan Berencana

Navigasi pos

Previous Post: Tips Mencegah Bagasi Hilang atau Tertukar saat Naik Pesawat
Next Post: Seminar Huawei di SUTD Hubungkan Talenta Digital ASEAN dan Singapura

Related Posts

  • PLTS Skala Kecil vs. Besar
    PLTS Skala Kecil vs. Besar: Mana yang Paling Tepat untuk Kebutuhan Energi Anda? Tekno
  • 5 Tips Memilih Router WiFi Berkualitas, Beli Produk Terbaik Hanya di UKUR.com
    5 Tips Memilih Router WiFi Berkualitas, Beli Produk Terbaik Hanya di UKUR.com Router WiFi
  • Hapus Pesan WhatsApp Kini Butuh Jeda Dua Hari Tekno
  • Kepala BMKG: Perubahan Iklim Ancam Produktivitas Hasil Panen dan Tangkap Ikan Tekno
  • Cara Menangani Tantangan dalam Implementasi Internet Dedicated
    Cara Menangani Tantangan dalam Implementasi Internet Dedicated Tekno
  • RuangOrtu, Aplikasi Orang Tua untuk Awasi Anak Bermain Gawai, Ini Fitur Unggulannya Tekno

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Skin Barrier Artinya dan Cara Menjaganya Agar Tetap Sehat
  • Eksplorasi Tren Otomotif Modern dan Peran Toyota dalam Membentuk Standar Baru Industri
  • PT. Gaya Motor: Pilar Utama Industri Otomotif Indonesia Sejak 1969
  • 5 Langkah Mudah Memanfaatkan Media Sosial untuk Berjualan Online
  • Digital Banking Indonesia Membantu UMKM Tumbuh dan Berkembang
  • Panduan Iklan Google Berbayar untuk Pemula Bisnis Online
  • Ide Look Eyeshadow Simple untuk Makeup Sehari-hari
  • Jasa Pelaporan SPT Perusahaan – Panduan Lengkap untuk Pengusaha dari kontrakhukum.com
  • Motor Listrik Terlaris di Indonesia: Inovasi Ramah Lingkungan dan Performa Andal
  • PLTS Skala Kecil vs. Besar: Mana yang Paling Tepat untuk Kebutuhan Energi Anda?

Sisi Artikel

Tulisan Indah Mobil Selera Sia Otomotif Mata Radar Denting Jemari Kutipan Wisata Simak Makna Digital Saya Kain Tekhnologi Lentera Opini Zona Nyaman Ambisiku Lawak Abis Mata Radar Wisata Tips Titik Cuan Milenial Dapur Artikel Lingkar Air Rempah Catatan Wisata Media Otak Opini Dapur Karya

Kategori

  • Bisnis
  • Gaya
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Router WiFi
  • Tekno
  • Travel
  • Uncategorized

Arsip

  • Desember 2025
  • November 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Jalan Tol Serang – Panimbang Beroperasi 2024, Waktu Tempuh dari Jakarta 2 Jam Bisnis
  • Asuransi Jiwa Yang Bagus Dengan Premi Yang Murah
    Asuransi Jiwa Yang Bagus Dengan Premi Yang Murah Uncategorized
  • Skin Barrier Artinya dan Cara Menjaganya Agar Tetap Sehat
    Skin Barrier Artinya dan Cara Menjaganya Agar Tetap Sehat Uncategorized
  • Perawatan Wajah: Kenali Perbedaan Exfoliating Toner dan Hydrating Toner Kesehatan
  • Desa Muncar, Penghasil Kopi Terbaik di Temanggung Telaten Siap Melaju Lebih Tinggi Travel
  • Eksplorasi Tren Otomotif Modern dan Peran Toyota dalam Membentuk Standar Baru Industri
    Eksplorasi Tren Otomotif Modern dan Peran Toyota dalam Membentuk Standar Baru Industri Otomotif
  • Wisatawan Mancanegara di Kota Batam Meningkat, Turis Malaysia Jelajahi Wisata Religi Travel
  • Kemenparekraf Tanggapi Dugaan Monopoli Wisata PT Flobamor di TN Komodo Bisnis

Copyright © 2025 Sisi Impian.

Powered by PressBook News WordPress theme